TransTRACK Perkuat Pengelolaan Armada Listrik melalui Real-Time EV Battery Monitoring untuk Dukung NZE 2060
Diposting pada Oktober 16, 2026 oleh Nur Wachda Mihmidati
Jakarta, 16 Oktober 2026 – Pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik di berbagai sektor industri mendorong kebutuhan akan teknologi yang mampu mendukung pengelolaan armada secara lebih optimal. Menjawab kebutuhan tersebut, TransTRACK menghadirkan fitur Real-Time EV Battery Monitoring yang memungkinkan perusahaan memantau kondisi baterai kendaraan listrik secara real-time melalui satu platform terintegrasi. Berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT), solusi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional armada sekaligus mendukung pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emission (NZE) 2060.
Meningkatnya elektrifikasi armada juga menghadirkan tantangan baru bagi perusahaan dalam memastikan kendaraan selalu siap digunakan. Berbeda dengan armada konvensional, performa kendaraan listrik sangat berkaitan dengan kondisi baterai. Ketika informasi mengenai kondisi baterai tidak tersedia secara akurat, pengaturan pengisian daya, pengelolaan kendaraan, hingga penentuan keputusan operasional dapat menjadi kurang efektif.
Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem Fleet Operation Optimizer, TransTRACK menghadirkan Real-Time EV Battery Monitoring untuk memberikan visibilitas terhadap sejumlah parameter penting kendaraan listrik. Informasi yang dapat dipantau mencakup EV Battery Level atau State of Charge (SoC) yang ditampilkan dalam bentuk persentase seperti 80%, 60%, atau 30%, ignition, odometer, engine hours, kecepatan kendaraan, serta posisi armada secara real-time.

Kehadiran fitur tersebut turut mendukung agenda pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekosistem KBLBB yang diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 beserta perubahannya melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023. Sejalan dengan semakin luasnya pemanfaatan kendaraan listrik, teknologi untuk memantau dan mengelola armada menjadi semakin dibutuhkan agar perusahaan dapat menjalankan transformasi menuju operasional transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Founder & CEO TransTRACK, Anggia Meisesari, menyampaikan bahwa elektrifikasi armada menjadi salah satu elemen penting dalam mendorong transformasi transportasi menuju efisiensi dan keberlanjutan. Menurutnya, keberhasilan adopsi kendaraan listrik tidak berhenti pada penggunaan teknologi kendaraan, tetapi juga membutuhkan kemampuan perusahaan dalam mengelola armada secara lebih cerdas dan terukur.
“Elektrifikasi armada bukan sekadar mengganti kendaraan berbahan bakar fosil dengan kendaraan listrik. Perusahaan juga perlu memastikan armada dapat terus beroperasi secara optimal melalui pemantauan baterai secara real-time. Ketersediaan visibilitas yang lebih baik memungkinkan perusahaan meningkatkan produktivitas armada, menekan downtime, serta mengoptimalkan efisiensi operasional,” ujar Anggia.
Dengan Real-Time EV Battery Monitoring, perusahaan dapat memperoleh informasi mengenai tingkat daya baterai masing-masing kendaraan secara real-time. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyusun jadwal pengisian daya secara lebih efektif, sekaligus membantu meningkatkan kesiapan dan utilisasi armada. Perusahaan juga dapat menyusun perencanaan operasional dengan mempertimbangkan kondisi aktual setiap kendaraan.
Kebutuhan terhadap sistem pengelolaan armada listrik yang terintegrasi juga dirasakan oleh BHISA Shuttle, layanan transportasi antarkota milik PT Bhinneka Sangkuriang Transport yang telah menggunakan kendaraan listrik untuk melayani rute Bandung–Purwakarta dan sebaliknya. Dalam mengembangkan layanan transportasi yang lebih ramah lingkungan, BHISA melihat teknologi sebagai salah satu faktor penting untuk mempermudah pemantauan kendaraan, memperkuat koordinasi operasional, sekaligus memastikan armada siap digunakan untuk melayani penumpang.
“Pemanfaatan kendaraan listrik merupakan salah satu langkah kami untuk menyediakan layanan transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar solar. Di sisi lain, operasional armada listrik membutuhkan pemantauan yang lebih konsisten, khususnya terhadap kondisi baterai dan kebutuhan pengisian daya. Dengan dukungan teknologi TransTRACK, kami berharap informasi mengenai lokasi dan tingkat baterai kendaraan dapat dipantau melalui sistem yang lebih terintegrasi dan diakses oleh lebih banyak anggota tim operasional. Dengan begitu, koordinasi dapat berlangsung lebih efektif dan kesiapan armada tetap terjaga dalam mendukung pelayanan kepada penumpang,” ujar Operational Manager BHISA Shuttle, Denny Cahya.
Sementara itu, VP of Business Development TransTRACK, Ndaru Ruseno, menjelaskan bahwa pengelolaan armada listrik memerlukan strategi berbasis data yang berbeda dari pengelolaan armada konvensional.
“Pada armada konvensional, aspek yang umumnya menjadi perhatian dalam operasional meliputi posisi kendaraan, konsumsi bahan bakar, serta perilaku pengemudi. Sementara pada kendaraan listrik, kondisi baterai menjadi salah satu faktor penting untuk menentukan kesiapan kendaraan dalam menjalankan operasional. Karena itu, Real-Time EV Battery Monitoring dikembangkan agar data baterai dapat menjadi salah satu dasar dalam pengambilan keputusan operasional. Dengan menyatukan informasi baterai, telematika kendaraan, dan berbagai parameter operasional lainnya dalam satu platform berbasis AI dan IoT, fleet manager dapat mengetahui bukan hanya posisi kendaraan, tetapi juga kesiapan kendaraan tersebut untuk menjalankan tugas selanjutnya. Perubahan pendekatan dari sekadar vehicle tracking menuju operational intelligence menjadi salah satu fondasi penting bagi pengelolaan armada listrik di masa mendatang,” ujar Ndaru.
Ke depannya, TransTRACK akan terus menghadirkan inovasi berbasis AI, IoT, dan analitik data untuk menjawab kebutuhan pengelolaan armada yang semakin dinamis dan kompleks, termasuk mendukung proses transisi menuju kendaraan listrik. Dengan mengembangkan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional industri, TransTRACK berkomitmen membantu perusahaan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan armada sekaligus berkontribusi terhadap transformasi sektor transportasi dan logistik di Indonesia.
Postingan Terbaru
Topik :
Rekomendasi Artikel
English