TransTRACK Hadirkan Solusi Monitoring Maritim Terintegrasi Berbasis AI & IoT di Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2026
Diposting pada Agustus 5, 2026 oleh Nur Wachda Mihmidati
Batam, 5 Agustus 2026 – TransTRACK menjadi salah satu peserta dalam Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2026 yang sedang berlangsung pada 5–7 Agustus 2026 di Radisson Golf & Convention Center, Batam. Pada ajang ini, TransTRACK menampilkan rangkaian solusi digital untuk sektor maritim dan offshore yang mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan telematika guna membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan, serta visibilitas armada secara menyeluruh.
Melalui demonstrasi langsung di Booth No. 123, pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai teknologi yang dirancang untuk mendukung pemantauan kapal, aktivitas pelabuhan, proses bunkering, hingga kondisi muatan secara real-time dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Salah satu teknologi yang menjadi sorotan adalah Vessel Monitoring System, sebuah platform yang menggabungkan data dari GPS, Global AIS Integration, Coriolis Flow Meter, Tank Level Sensor, RPM Sensor, dan Wind Sensor. Dengan dukungan tersebut, operator dapat memperoleh informasi posisi kapal secara real-time, memantau aktivitas pelayaran, meninjau riwayat perjalanan, serta memperoleh estimasi waktu kedatangan dan keberangkatan (Smart ETA/ETD) yang lebih presisi.
Untuk membantu perusahaan mengelola konsumsi bahan bakar, TransTRACK turut menghadirkan fitur AI-Powered Fuel Efficiency yang didukung FCRV (Fuel Consumption Recommendation for Vessel) Recommendation System dan RPM Limiter. Melalui analisis data operasional kapal, sistem mampu memberikan rekomendasi pengoperasian yang optimal sehingga penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien tanpa mengurangi performa kapal.
Pada area pengelolaan bahan bakar, Bunkering Monitoring System memungkinkan seluruh proses transfer bahan bakar dipantau secara lebih transparan melalui integrasi Coriolis Flow Meter, Tank Level Sensor, GPS, serta sensor tekanan dan temperatur. Sistem ini juga telah mendukung Offline Mode, sehingga proses pencatatan dan monitoring tetap berjalan meskipun koneksi internet tidak tersedia. Seluruh data akan tersinkronisasi secara otomatis setelah jaringan kembali normal.
Untuk mendukung pengawasan kawasan pelabuhan, TransTRACK menampilkan Port Surveillance System yang menghubungkan CCTV, AIS Receiver, serta platform I-Motion Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL). Integrasi tersebut memberikan gambaran kondisi operasional pelabuhan secara menyeluruh sehingga membantu meningkatkan keamanan, pengawasan lalu lintas kapal, dan efisiensi aktivitas pelabuhan.
Selain itu, Cargo & Reefer Monitoring System menjadi solusi bagi perusahaan yang membutuhkan pemantauan kondisi muatan selama perjalanan. Dengan dukungan sensor suhu, kelembapan, tekanan, volume, shock, GPS, sensor pintu, hingga parameter operasional reefer, sistem ini membantu memastikan kualitas barang tetap terjaga, khususnya untuk komoditas yang memerlukan pengendalian suhu seperti produk pangan, farmasi, dan hasil perikanan.
Keikutsertaan TransTRACK dalam IMOX 2026 menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi digital yang mampu menjawab tantangan industri maritim dan offshore. Melalui pemanfaatan AI, IoT, dan analitik data secara real-time, TransTRACK terus mendorong terciptanya operasional yang lebih cerdas, aman, efisien, dan berkelanjutan.
Selama IMOX 2026 berlangsung, pengunjung dapat mengunjungi Booth No. 123 untuk melihat demonstrasi solusi secara langsung, berkonsultasi dengan tim TransTRACK, serta berdiskusi mengenai implementasi teknologi monitoring terintegrasi yang sesuai dengan kebutuhan operasional maritim dan offshore.
Postingan Terbaru
Topik :
English