TransTRACK Paparkan Solusi Teknologi Terintegrasi untuk BUMN di Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026

TransTRACK Presents Integrated Technology Solutions for State-Owned Enterprises at the Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026
Reading Time: 3 minutes

Jakarta, 29 Oktober 2026 – TransTRACK, perusahaan teknologi yang menyediakan solusi digital terintegrasi untuk operasional armada, logistik, maritim, dan distribusi, berpartisipasi dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026. Dalam forum tersebut, Aris Pujud Kurniawan, Co-founder dan Chief Technology Officer PT Indo Trans Teknologi (TransTRACK), hadir sebagai pembicara untuk memaparkan Integrated Solutions for BUMN, yang menyoroti peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan visibilitas operasional di berbagai sektor industri.

Melalui presentasi tersebut, TransTRACK memperkenalkan pendekatan teknologi terintegrasi yang menghubungkan kendaraan, peralatan operasional, aktivitas distribusi, hingga transportasi maritim dalam satu ekosistem digital. Pendekatan ini dirancang untuk membantu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengoptimalkan pemanfaatan aset, meningkatkan pengendalian operasional, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

“Transformasi digital tidak cukup hanya dengan mengadopsi teknologi pada satu bagian operasional. Perusahaan membutuhkan sistem yang mampu menghubungkan berbagai aset, proses, dan sumber data agar dapat memperoleh visibilitas yang menyeluruh. Melalui solusi terintegrasi, TransTRACK ingin membantu BUMN meningkatkan efisiensi, memperkuat keselamatan, serta mengoptimalkan pengelolaan operasional di berbagai sektor,” ujar Aris Pujud Kurniawan, Co-founder dan Chief Technology Officer TransTRACK.

Dalam pemaparannya, Pujud menjelaskan empat area solusi utama yang dapat mendukung kebutuhan operasional BUMN. Pertama, TransTRACK Telematics System, yang memungkinkan pemantauan berbagai jenis kendaraan dan peralatan melalui teknologi telematika untuk meningkatkan visibilitas dan efektivitas pengelolaan aset. Kedua, Safe Track, solusi pemantauan keselamatan di dalam kendaraan yang membantu melindungi pengemudi, aset, dan operasional melalui pemantauan kondisi serta perilaku berkendara.

Ketiga, Maritime & Fuel Distribution, solusi yang mendukung pelacakan kapal dan pemantauan aktivitas operasional, termasuk distribusi bahan bakar. Solusi ini membantu meningkatkan visibilitas pergerakan armada laut dan mendukung pengawasan aktivitas distribusi. Keempat, Order Planning Management, yang membantu perusahaan merencanakan, mengoptimalkan, dan memantau proses distribusi serta logistik secara menyeluruh, mulai dari perencanaan pesanan hingga pelaksanaan operasional.

Keempat area solusi tersebut mencerminkan upaya TransTRACK dalam menghadirkan teknologi yang tidak hanya berfokus pada pemantauan, tetapi juga pada integrasi data dan proses operasional. Dengan menghubungkan informasi dari berbagai titik dalam rantai pasok, perusahaan dapat memperoleh gambaran operasional yang lebih menyeluruh, mengidentifikasi potensi inefisiensi, serta meningkatkan koordinasi antarunit kerja.

Partisipasi dalam DTIIF 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kapabilitas dan rekam jejak implementasi TransTRACK dalam mendukung kebutuhan industri di berbagai negara. Hingga saat ini, TransTRACK telah mencatat lebih dari 200.000 instalasi kendaraan dan lebih dari 40 instalasi kapal, dengan cakupan operasional di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Australia.

“Dengan lebih dari 200.000 instalasi kendaraan dan lebih dari 40 instalasi kapal di empat negara, kami terus mengembangkan kapabilitas teknologi untuk menjawab kebutuhan operasional yang semakin kompleks. Kami melihat integrasi antara pengelolaan armada, keselamatan, pemantauan maritim, dan distribusi sebagai bagian penting dalam membangun operasional yang lebih terukur dan terkoneksi,” tambah Pujud.

Skala implementasi tersebut menunjukkan pengalaman TransTRACK dalam mendukung beragam kebutuhan operasional melalui teknologi yang dapat diterapkan pada berbagai jenis aset dan sektor industri. Integrasi solusi darat dan maritim juga memperkuat kapabilitas perusahaan dalam mendukung kebutuhan pengelolaan armada dan distribusi yang semakin kompleks.

Kapabilitas TransTRACK turut mendapat pengakuan industri. Berg Insight menempatkan TransTRACK sebagai salah satu dari tiga penyedia Fleet Management terbesar di Asia Tenggara. Selain itu, TransTRACK meraih penghargaan Logistic Platform of the Year pada Indonesia Logistics Awards 2024 dan 2025. Pengakuan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak perusahaan dalam mengembangkan solusi digital untuk mendukung transformasi operasional di sektor logistik dan industri terkait.

Melalui keikutsertaannya dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026, TransTRACK menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan perusahaan berskala besar, termasuk BUMN. Dengan mengintegrasikan telematika, keselamatan kendaraan, pemantauan maritim, dan perencanaan distribusi, TransTRACK berupaya membantu perusahaan membangun operasional yang lebih terukur, efisien, aman, dan terhubung.

Topik :

beritaevent

Rekomendasi Artikel